Perkuat Ekosistem Semikonduktor dan AI, Wakil Menteri PPN/Bappenas Tinjau Fasilitas Polibatam

BATAM – Dalam upaya memperkuat perencanaan pembangunan nasional yang berbasis bukti dan kondisi aktual di lapangan, Wakil Menteri PPN/Wakil Kepala Bappenas, Febrian Alphyanto Ruddyard, melakukan kunjungan kerja strategis ke sejumlah titik industri dan pendidikan di Provinsi Kepulauan Riau pada Rabu, 4 Februari 2026. Kunjungan ini difokuskan pada penguatan ekosistem industri manufaktur teknologi tinggi yang mendukung hilirisasi dan digitalisasi seperti semikonduktor dan AI, percepatan transisi energi hijau, serta pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan tinggi vokasi. Ketiga area tersebut masuk dalam asta cita dan program prioritas nasional sesuai RPJMN 2025-2029.

Provinsi Kepulauan Riau dipilih karena posisi strategisnya sebagai basis industri berorientasi ekspor dan memiliki ekosistem yang menghubungkan pendidikan vokasi dengan industri manufaktur. Rangkaian kunjungan diawali dengan pembukaan Focus Group Discussion (FGD) di Hotel Radisson didampingi oleh Deputi Bidang Ekonomi dan Transformasi Digital, yang kemudian dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke fasilitas produksi PT Schneider Electric Manufacturing.

Salah satu agenda utama dalam kunjungan ini adalah penguatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan tinggi vokasi di Polibatam. Wakil Menteri PPN/Bappenas yang juga didampingi Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri Indonesia, Ahmad Ma’ruf Maulana, beserta rombongan berkunjung ke kampus Polibatam dan menekankan bahwa sinergi antara institusi pendidikan dan pelaku industri merupakan prasyarat utama untuk mencapai transformasi ekonomi nasional yang berdaya saing tinggi.

Di sela-sela peninjauan fasilitas pendidikan di Polibatam, Wakil Menteri PPN/Wakil Kepala Bappenas menyampaikan dukungannya:
“Kami melihat Polibatam sebagai salah satu pilar penting dalam mencetak talenta berkualitas yang selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan industri manufaktur masa depan. Dukungan terhadap Polibatam akan terus diperkuat guna memastikan kurikulum dan fasilitasnya mampu menjawab tantangan industri hijau dan teknologi menengah-tinggi seperti semikonduktor dan AI yang sedang kita kembangkan.”

Senada dengan hal tersebut, Direktur Polibatam menyambut baik perhatian besar dari pemerintah pusat:“Kami sangat mengapresiasi dukungan positif dari Kementerian PPN/Bappenas terhadap pengembangan ekosistem vokasi di Polibatam. Kehadiran Wakil Menteri memperkuat komitmen kami untuk terus bertransformasi menjadi institusi yang tidak hanya menghasilkan lulusan kompeten, tetapi juga menjadi pusat inovasi yang mendukung daya saing industri nasional di Kepulauan Riau. Mohon doa restu terkait ikhtiar kami ke depan untuk mengembangkan Technovation Center of Excellence di bidang Semiconductor dan AI di Polibatam.”

Selain Polibatam, rombongan juga mengunjungi Kawasan Industri Wiraraja dan PT Atelier Solar Indonesia untuk menggali potensi pengembangan industri energi surya sebagai bagian dari percepatan transisi energi bersih. PT Atelier Solar Indonesia dinilai memiliki peran strategis dalam meningkatkan kandungan nilai tambah dalam negeri (TKDN) pada struktur industri nasional berbasis keberlanjutan. Selain itu, rombongan berkesempatan meninjau KEK Nongsa Digital Park untuk melihat progres pembangunan Data Center serta Studio Animasi Terbesar di Asia Tenggara.
Hasil dari kunjungan ini akan menjadi masukan substantif bagi Kementerian PPN/Bappenas dalam menajamkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2025-2029. Melalui koordinasi yang erat antara pemerintah, industri, dan lembaga pendidikan seperti Polibatam, diharapkan target pembangunan rendah karbon dan ketahanan energi nasional dapat tercapai secara lebih tepat sasaran.

#Bappenas#Polibatam#Semikonduktor#AI#IndustriHijau#TransisiEnergi#EnergiTerbarukan#VokasiUnggul#BatamMaju#PembangunanNasional

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *