Menaker Hadir di Polibatam: Saatnya Mahasiswa Siap Jadi Talenta Masa Depan!

BATAM – Polibatam mendapat kehormatan menerima kunjungan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Prof. Yassierli, S.T., M.T., Ph.D., pada Selasa (24/02/2026). Kehadiran Menaker dalam Kabinet Merah Putih di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka disambut hangat oleh Direktur Polibatam, Bambang Hendrawan, beserta jajaran pimpinan.

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Polibatam ini turut dihadiri oleh jajaran Tim Dirjen dan Direktur Kementerian Ketenagakerjaan, Anggota DPRD, Ketua PW PII, serta Ketua PC PII. Momentum ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat sinergi antara pendidikan vokasi dan pemerintah dalam menyiapkan SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Antusiasme mahasiswa begitu luar biasa. Sebanyak 500 mahasiswa hadir secara luring di Auditorium, sementara lebih dari 1.000 mahasiswa mengikuti secara daring melalui siaran langsung YouTube PolibatamTV. Hal ini menunjukkan semangat mahasiswa Polibatam dalam menyambut wawasan dan arah kebijakan ketenagakerjaan nasional secara langsung dari Menteri Ketenagakerjaan.

Dalam sambutannya, Direktur Polibatam menegaskan komitmen institusi untuk mendukung penuh program Kemnaker. Polibatam menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi melalui berbagai skema, termasuk LPK dan program lainnya, agar lulusan Polibatam dapat terserap optimal serta menjadi tenaga kerja produktif dan berdaya saing tinggi.

Pada kuliah umum bertajuk “Penyiapan Talenta Unggul untuk Menghadapi Tantangan Ketenagakerjaan Masa Depan,” Prof. Yassierli menekankan bahwa Indonesia tengah menghadapi tiga disrupsi besar: digitalisasi dan AI, ekonomi hijau, serta perubahan demografi. Ia menyampaikan bahwa meskipun 92 juta pekerjaan berpotensi tergantikan oleh otomatisasi pada 2030, akan muncul 170 juta peluang kerja baru yang membutuhkan kompetensi digital dan keahlian masa depan.

“Mahasiswa Polibatam harus menjadi talenta yang adaptif, terus belajar, dan memiliki growth mindset. Jangan takut pada perubahan teknologi. Justru kalian harus memimpin perubahan itu. Asah kompetensi digital kalian, kuatkan human skills seperti berpikir kritis dan empati, karena itulah yang membuat kalian tidak tergantikan.” Ujar Prof. Yassierli.

Beliau juga menyoroti pentingnya Human Skills di tengah kemajuan teknologi. Kemampuan kolaborasi, komunikasi, serta empati tetap menjadi fondasi utama dalam membangun karier berkelanjutan. Mahasiswa didorong untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi pemain utama dalam ekosistem industri yang terus berkembang.

Sebagai langkah konkret, Menaker memaparkan Program Magang Nasional dengan target 100.000 lulusan S1 dan Diploma. Program berdurasi enam bulan ini memberikan uang saku setara upah minimum serta jaminan sosial ketenagakerjaan bagi fresh graduate. Melalui platform maganghub.kemnaker.go.id, mahasiswa Polibatam memiliki peluang besar memperoleh pengalaman kerja nyata sebelum memasuki dunia industri secara penuh.

Kemnaker juga memperkuat dukungan melalui Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) serta pengembangan sektor Green Jobs sebagai respons terhadap transformasi ekonomi global.

Acara ditutup dengan sesi diskusi interaktif yang membuka perspektif baru bagi mahasiswa tentang strategi menjadi talenta unggul di era transformasi. Kunjungan ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara dunia pendidikan vokasi dan pemerintah dalam membangun generasi produktif, kompeten, dan siap bersaing secara global.

Terima kasih atas kunjungan Bapak Menteri dan jajaran. Semoga sinergi ini terus terjalin demi kemajuan bangsa. Polibatam siap melahirkan SDM unggul untuk Indonesia!

#Polibatam#KuliahUmumPolibatam#MenakerRI#TalentaUnggul#VokasiKuat#IndonesiaEmas2045#SiapKerja#MahasiswaProduktif#DiktisaintekBerdampak#PolibatamUnggul

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *